Sunday, October 23, 2011

Search Usability

Nomor 2.

a. Menurut Jakob Nielsen dan Ben Schneiderman, seorang ahli bidang usability sekaligus seorang ilmuwan komputer komponen search usability terdiri dari learnability, efficiency, memorability, error, dan satisfaction.

Learnability /mudah dipahami, artinya pengguna dapat memahami tata letak situs web dan dapat melakukan tugas apa pun sesuai apa yang telah mereka tetapkan untuk dilakukan ketika mengunjungi situs web saat pertama kali. Sebuah situs web yang memiliki kegunaan atau usability yang baik dalam hal learnability memiliki desain intuitif sehingga sebagian besar penggunanya akan dapat menemukan apa yang mereka butuhkan dengan mudah.

Efficiency/ efisiensi, sebuah situs dikatakan efisien jika pengguna dapat melakukan tugas mereka dengan cepat. Efficiency sangat dekat dengan learnability, karena learnability adalah bagaimana pengguna cepat memahami dan belajar struktur situs web dapat menavigasi sekitar situs web dengan mudah, sementara efisiensi adalah jumlah langkah yang pengguna harus ambil untuk sampai ke tujuan mereka. Contoh, ada 2 website yang halaman utamanya sama-sama memiliki interface yang mirip dengan tombol membeli ditempatkan di daerah yang menonjol, sehingga mudah untuk melakukan pembelian. Namun, efisiensi masih bisa berbeda jika satu situs hanya mengambil satu atau dua langkah untuk benar-benar selesai melakukan pembelian, sementara situs lainnya mengambil beberapa langkah (seperti mengisi formulir berujung) dalam rangka untuk menyelesaikan tugas. Tentu saja, situs yang lebih efisien adalah yang memakan waktu lebih cepat. (http://www.doublespark.co.uk/blog/usability-components-learnability-and-usability/)

Memorability, artinya mudah diingat bagaimana penggunaannya. Hal ini penting terutama untuk sistem interaktif yang jarang digunakan. Jika pengguna tidak menggunakan sistem untuk beberapa bulan atau lebih, mereka harus mampu mengingat atau setidaknya cepat diingatkan bagaimana menggunakannya. Pengguna tidak harus belajar kembali bagaimana melaksanakan tugas-tugas.

Error/ kesalahan, artinya mencegah pengguna dari membuat kesalahan serius dengan mengurangi risiko salah kunci / tombol yang keliru diaktifkan (contohnya adalah dengan tidak menempatkan berhenti atau
menghapus-file dikanan samping menyimpan pada menu perintah) dan menyediakan cara pemulihan setelah pengguna membuat kesalahan. (http://www.zainbooks.com/books/computer-sciences/human-computer-interaction_4_goals-and-evolution-of-human-computer-interaction.html)

Satisfaction/ kepuasan, artinya jika sistem mudah dipelajari, dapat digunakan secara efisien, memiliki fitur dimana mudah diingat oleh pengguna, dan memberikan solusi (pemulihan) ketika terjadi kesalahan maka pengguna akan merasa puas dengan pengalaman keseluruhan. (http://www.tnl.net/blog/2003/06/26/usability-101-satisfaction/)

Sedangkan untuk Search Usability pada web sendiri memiliki beberapa pedoman, diantaranya:

1. Pencarian default adalah intuitif untuk mengkonfigurasi (tidak ada operator Boolean).

2. Halaman hasil pencarian menunjukkan pengguna apa yang dicari dan mudah untuk mengedit dan mengirim ulang pencarian.

3. Hasil pencarian yang jelas, bermanfaat dan peringkat menurut relevansi.

4. Halaman hasil pencarian membuat jelas berapa banyak hasil yang diambil, dan jumlah hasil per halaman dapat dikonfigurasi oleh pengguna.

5. Jika tidak ada hasil yang dikembalikan, sistem menawarkan ide atau pilihan untuk meningkatkan query berdasarkan masalah diidentifikasi dengan input pengguna.

6. Mesin pencari menangani query kosong anggun.

7. Query yang paling umum (seperti tercermin dalam log situs) menghasilkan hasil yang bermanfaat.

8. Mesin pencari meliputi template, contoh atau petunjuk tentang cara menggunakannya secara efektif.

9. Situs ini termasuk antarmuka pencarian yang lebih kuat yang tersedia untuk membantu pengguna menyempurnakan pencarian mereka (sebaiknya bernama "merevisi pencari" atau "memperbaiki pencarian", bukan "advanced search").

10. Halaman hasil pencarian tidak menunjukkan hasil duplikat (duplikat baik yang dirasakan atau duplikat yang sebenarnya).

11. Kotak pencarian cukup panjang untuk menangani panjang permintaan umum.

12. Pencarian menutupi seluruh situs web, bukan bagian dari itu.

13. Jika situs tersebut memungkinkan pengguna untuk mengatur pencarian kompleks, pencarian tersebut dapat disimpan dan dieksekusi secara teratur (sehingga pengguna dapat tetap up-to-date dengan konten dinamis).

14. Antarmuka pencarian terletak di mana pengguna akan mengharapkan untuk menemukannya (kanan atas halaman).

15. Kotak pencarian dan kontrol secara jelas diberi label (kotak beberapa search dapat membingungkan).

16. Situs ini mendukung orang yang ingin untuk melihat isi dan orang-orang yang ingin Anda cari.

17. Ruang lingkup pencarian dibuat eksplisit pada halaman hasil pencarian dan pengguna dapat membatasi ruang lingkup (jika relevan untuk tugas itu).

18. Halaman hasil pencarian menampilkan meta informasi berguna, seperti ukuran dokumen, tanggal dokumen itu dibuat dan jenis file(word, pdf dll).

19. Mesin pencari menyediakan pemeriksaan ejaan otomatis dan mencari bentuk jamak dan sinonim.

20. Mesin pencari menyediakan pilihan untuk pencarian kesamaan (“more like this”).

(Sumber: : http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en%7Cid&u=http://www.userfocus.co.uk/resources/searchchecklist.html).

b. Situs yang saya pilih untuk Ujian Tengah Semeter mata kuliah Interaksi Manusia Komputer adalah situs Bank BRI (http://www.bri.co.id). Berkaitan dengan fasilitas Search yang ada di Situs Bank BRI, saya ingin melihat SERP (Search Engine Result Page) dari keyword yang saya cari. Disini saya mengetikkan kata kunci “Deposito”. Berikut Halaman antarmuka hasil pencariannya:



clip_image002

Berdasarkan gambar diatas, hasil pencarian untuk “deposito” di urutan pertama Deposito BRI Rupiah, kedua Deposito BRI Valas dan seterusnya. Setelah saya buka link yang pertama di tab baru, disitu ditampilkan Keunggulan, Fasilitas, Persyaratan dari Deposito BRI Rupiah. Ini sesuai dengan apa yang saya cari dan hasil pencariannya juga tidak menunjukkan hasil duplikat. Namun untuk halaman antarmuka hasil pencarian tidak ditampilkan kembali keyword yang saya ketikkan tadi, sehingga saya tidak akan tau keyword yang saya ketik tadi jika saya lupa. Dan juga hasil pencariannya yang dicetak tebal adalah judul dari artikel, bukan kata kuncinya sehingga ini juga tidak membantu saya untuk mengingat keyword yang barusan diketik.

clip_image004

Saya baru akan tau setelah melihat di URL-nya.

clip_image005

Selain itu juga jika saya ingin mengedit keyword untuk melakukan pencarian lagi saya mesti kembali ke halaman awal karena halaman search result tidak menyediakan fasilitas untuk melakukan pencarian lagi.

Selanjutnya, ketika saya sengaja mengetikkan keyword yang salah “Deposto” hasilnya seperti berikut:

clip_image007

Padahal Search Usability yang baik adalah jika tidak ada hasil yang dikembalikan, sistem menawarkan ide atau pilihan untuk meningkatkan query berdasarkan masalah diidentifikasi dengan input pengguna dan menampilkan hasil yang berdekatan dengan keyword.

Desain perbaikan

Jika penulisan keyword sudah benar dan hasil pencariannya ada tampilannya seperti dibawah ini :

clip_image009

Link yang berwarna merah adalah link yang sudah pernah dikunjungi. Dan disebelah pojok kanan atas ditampilkan kembali keywordnya. Dari situ pengguna dapat mengedit untuk melakukan pencarian lagi tanpa harus kembali ke halaman utama.

Untuk penulisan keyword yang salah maka tampilannya seperti dibawah ini:

clip_image011

Di gambar diatas menunjukkan ketika kita mau mencari dengan keyword “Deposito” tetapi malah mengetikkan “Deposto” maka akan ditampilkan hasil yang katanya berdekatan dengan keyword tadi.

Tetapi jika ternyata hasil pencarian tidak ada, maka akan ditampilkan :

clip_image013

c. Referensi:

Dan. 2007. “Usability Component: Learnability and Usability”. http://www.doublespark.co.uk/blog/usability-components-learnability-and-usability/ (23 Oktober 2011)

Preece, J. 2011. “Goals and Evolution of Human Computer Interaction”. http://www.zainbooks.com/books/computer-sciences/human-computer-interaction_4_goals-and-evolution-of-human-computer-interaction.html (23 Oktober 2011)

Louis, T. 2011. “Usability 101: Satisfaction”. http://www.tnl.net/blog/2003/06/26/usability-101-satisfaction/ (23 Oktober 2011)

Anonim. 2011. ”Search usability guidelines”. http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en%7Cid&u=http://www.userfocus.co.uk/resources/searchchecklist.html/ (23 Oktober 2011)

Top 10 Kesalahan di Web Desain

Nomor 1.

1) Bad Search : http://www.nu3tara.com

Saya mencoba melakukan pencarian disitus bus nusantara mengenai lowongan pekerjaan dengan mengetikkan keyword “lowongan pekerjaan” hasilnya seperti berikut:

clip_image001

Namun ketika saya sengaja menuliskan “lowonganpekerjaan” hasilnya menjadi:

clip_image002

Selanjutnya juga mencoba mengetikkkan “lowongan-pekerjaan”, “lowongon pekerjaan” hasilnya juga no results. Artinya bahwa fasilitas pencarian di situs bus nusantara ini masih buruk. Ketika pengguna salah mengetikkan atau kurang huruf akan dihasilkan nihil tanpa ada suggest dari situs tersebut seperti yang sering kita lihat di search engine google ketika salah/ kurang dalam mengetikkan keyword. Hal yang seperti ini kurang bagus untuk pengguna.

2) PDF Files for Online Reading : http://www.freewebs.com/tekomitn/Materi/Sist%20Terdistribusi/CORBA.pdf

clip_image004

Seperti yang kita lihat, situs tersebut terdapat file pdf yang dibaca secara online. Padahal kebanyakan user benci melihat artikel pdf saat browsing. Alangkah lebih baik jika file yang berbentuk pdf tidak ditampilkan di browser, melainkan hanya sebatas file yang bisa didownload oleh pengguna.

3) Not Changing the Color of Visited Links : http://www.pdpersi.co.id/

clip_image006

Gambar diatas merupakan tampilan halaman utama dari situs Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PRSSI). Dan saya coba mengunjungi link Dewasa Kok Masih Mengompol, kemudian saya refresh lagi halaman utama dari situs tersebut, alhasil tidak ada perubahan warna pada link yang pernah saya kunjungi. Padahal link merupakan factor kunci dalam proses navigasi dimana pengguna dapat mengecualikan link yang terbukti membuahkan hasil dalam kunjungannya sebelumnya. Manfaatnya jika diterapkan perubahan warna pada link yang pernah dikunjungi adalah pengguna dapat membedakan link yang pernah dikunjungi atau belum. Berbeda ketika link yang dikunjungi tidak berubah warna, pengguna menunjukkan disorientasi lebih navigasi dalam pengujian kegunaan dan secara tidak sengaja mengunjungi kembali halaman yang sama berulang kali.

4) Non-Scannable Text : http://www.mrbottles.com/

clip_image008

Situs diatas sangatlah membosankan, karena kombinasi warna antar paragraph yang kurang menarik, dan dari atas sampai kebawah akan lanjut terus tanpa ada pemisah seperti “read more” dan sebagainya.

5) Fixed Font Size : http://www.three.com/

clip_image010

Gambar website diatas tidak dapat diperbesar dengan shortcut keyboard Ctrl dan +, sehingga jika pengguna ingin memperbesar halaman website ini tidak akan bias dan website yang seperti ini kurang baik menurut pengguna.

6) Page Titles with Low Search Engine Visibility : http://www.ptpn12.com/site/

clip_image012

Gambar diatas adalah gambar halaman utama situs PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero). Dari segi Search Engine Visibility website ini kurang bagus. Karena jika kita berkunjung kesitu dan mengunjungi link yang berbeda maka judul/ title yang ditampilkan berbeda-beda dan tidak diawali dari nama perusahaan terkait. Selain itu juga ketika kita membuka halaman utamanya, judulnya diawali dengan kata Website Resmi, menurut saya ini kurang bagus karena semua orang juga sudah tahu bahwa yang mereka kunjungi adalah website, dan juga kata resmi, menurut saya ini tidak perlu juga karena website suatu perusahaan biasanya hanya satu dan itu pasti resmi, yang ada hanyalah anak dari domain utama.

7) Anything That Looks Like an Advertisement : http://yvettesbridalformal.com/

clip_image014

Gambar website diatas kurang nyaman dilihat karena disana-sini terdapat berbagai macam tulisan iklan. Pengguna bukannya merasa betah ketika berkunjung ke website ini melainkan akan pusing karena penempatan iklan yang berantakan.

8) Violating Design Convention : http://gatesnfences.com/

clip_image016

Desain web diatas sangat kurang bagus, karena mulai dari paling atas penulisan Top brand dst hampir tidak ada jarak dengan halaman windows padahal pemberian jarak (padding) sangat penting demi tempilan yang lebih baik. Selain itu juga kombinasi warna disitus ini kurang menarik sehingga keseluruhan membosankan atau buruk.

9) Opening New Browser Windows : http://www.getwebhits.com/

clip_image018

Gambar website diatas terdapat beberapa link dan jika klik link tersebut akan membuka window baru seperti dibawah ini:

clip_image020

Hal ini akan sangat mengganggu pengguna dalam melakukan browsing karena perhatian pengguna teralihkan dengan hadirnya window baru dan juga ketika window baru muncul dan pengguna ingin kembali ke halaman semula, pengguna mesti meng-klik window dari halaman awal tadi karena tidak tombol Back pada window baru yang muncul nonaktif. Dan sebagian besar pengguna benci dengan hal semacam ini. Jadi web yang semacam ini kurang baik untuk pengguna.

10) Not Answering User’s Questions : http://www.belimobilmotor.com

Saya mencoba melakukan pencarian disitus tersebut dengan keyword “jazz” dan hasilnya seperti dibawah ini :



clip_image022

Dari gambar saya mendapatkan hasil yang paling atas bukan jazz melainkan civic, hanya di keterangannya yang tertulis “Velg R14 ex.Honda Jazz”. Dan hasil pencarian dibawahnya juga masih ditampilkan hasil yang seharusnya tidak ditampilkan karena tidak sesuai keyword yang telah diketikkan.

Wednesday, October 12, 2011

Tugas Penkom

Assignment #1

Tugas Aplikasi Pengolah Kata
Buatlah satu Paper dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Topik Paper disesuaikan dengan Mayor masing-masing
  2. Makalah terdiri dari 4 Bab, yaitu : Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Pembahasan dan Kesimpulan
  3. Pada setiap Bab terdiri dari minimal 3 SubBab kecuali Kesimpulan (hanya terdiri dari kesimpulan dan saran)
  4. Daftar isi dibuat pada pada halaman depan setelah cover dan sebelum pendahuluan
  5. Daftar isi harus dibuat secara otomatis (Bantuan : Gunakan Table Of Content (TOC))
  6. Setiap BAB harus dimulai dari halaman 1 (satu) (Bantuan : gunakan section pada menu page break)
  7. Tugas dikumpulkan melalui Asisten masing-masing dan dikumpulkan dalam 1 CD (untuk semua mahasiswa dalam 1shift) dengan nama file nrp. (contoh: G64101017.doc)
  8. Tugas dikumpulkan paling lambat 1 minggu semenjak diberikan kepada mahasiswa
  9. Selamat Mengerjakan
Ketentuan:
Tugas Dikumpulkan dalam bentuk satu file untuk satu mahasiswa Microsft Word bernama nrp.doc
(contoh: G64101017.doc)

Assignment #2

Tugas Materi Microsoft Excel
  1. Buatlah Matriks Pengurangan dan Pembagian Dengan Banyaknya bilangan n 1 sampai 9
    1 2 3 4 5 6 7 8 9
    1 11 2 3 4 5 6 7 8 9
    2 2 4 6 8 10 12 14 16 18
    3 3 6 9 12 15 18 21 24 27
    4 4 8 12 16 20 24 28 32 36
    5 5 10 15 20 25 30 35 40 45
    6 6 12 18 24 30 36 42 48 54
    7 7 14 21 28 35 42 49 56 63
    8 8 16 24 32 40 48 56 64 72
    9 9 18 27 36 45 54 63 72 81
  2. Buatlah Suatu Tabel Hasil Nilai Mutu mahasiswa dengan nilai Sebagai berikut!
    NRP Nama UTS UAS Tugas1 Tugas 2
    G9418001 Audi 87 92 88 78
    G9418002 Budi 74 78 89 89
    G9418003 Cudi 73 65 87 77
    G9418004 Dudi 81 69 95 65
    G9418005 Eudi 72 82 79 97
    G9418006 Fudi 79 69 76 95
    G9418007 Gudi 76 55 64 96
    G9418008 Hudi 88 50 84 87
    Ketentuan Nilai Mutu adalah sebagai berikut:
    - Nilai akhir diperoleh dengan pembagian:
    35% UTS, 35% , 15% Tugas 1 dan 15% Tugas 2.
    Adapun nilai mutu diperoleh melalui persyaratan
    A: Nilai Akhir > 75.5
    B: 65.5 < Nilai Akhir <= 75.5
    C: 50.5 < Nilai Akhir <= 65.5
    D: 40. 5 <Nilai Akhir <= 50.5
    E: Nilai Akhir< 40.5
  3. Perhatikan Ilustrasi sebagai berikut!
    Suatu pajak kendaraan bermotor dirumuskan dengan perhitungan sebagai berikut:
    1.Tahun 2005 pajak yang dibebankan kepada si A adalah Rp. 1.500.000, sedangkan si B 925.000
    2.Setiap Tahunnya pajak tersebut bertambah 8% dari tahun sebelumnya untuk si A dan 5% untuk si B
    3.Hitunglah besarnya pajak mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2012
Ketentuan:
Tugas Dikumpulkan dalam bentuk satu file untuk satu mahasiswa Microsft Excel bernama nrp.xls
(contoh: G64101017.xls)
Tiap nomor disimpan dalam 1 sheet ( terdapat 3 sheet)

#Assignment 3

Tugas Materi Power Point
  1. Carilah Jurnal yang relevan dan menarik yang ada di bidang Ilmu Anda
  2. Berdasarkan jurnal tersebut, buatlah file presentasi yang merepresentasikan isi dari jurnal tersebut dan menarik
  3. Banyaknya slide Maksimal 18 slide
Ketentuan Tugas
Tugas Dikumpulkan dalam bentuk satu file untuk satu mahasiswa Microsft Word bernama nrp.ppt
(contoh: G64101017.ppt/pptx)