Sunday, October 28, 2012

Kisah Seorang Anak yg Diaborsi

[Repost dari FB]
Bulan 1: ℳa, panjangku tu cuma 2 cm, tp aku udh ada dibadan mama. Aku sayang mama, bunyi detak jantung mama itu jadi musik terindah yg menemaniku dsini. 

Bulan 2: ℳa, aku udah bisa ngisep jari imutku lho, dsini hangat ma, nanti klo aku sudah keluar mama janji ya mau main sama aku.

Bulan 3: ℳa, meskipun aku belum tau 
jenis kelaminku, tp apapun aku, aku harap mama & papa bahagia kelak ketika aku keluar. Jangan nangis ya ma, kalau mama nangis disini aku juga ikut nangis.

Bulan 4: ℳa, rambutku sdh mulai tumbuh lho, ini jd mainan baruku :) , aku bisa menggerakan kepalaku putar kiri putar kanan.

Bulan 5: ℳa, mama tadi ke dokter ya, dokter bilang apa? Αpa itu ABORSI ma? Αku gak diapa-apain kan ma? 

Bulan 6: ℳama dateng ke dokter itu lagi y ? ℳa, tolong kasih tau dokter itu, aku disini baik-baik aja! Tapi kok dokter itu mulai memasukan benda tajam? Benda tajam itu mulai memotong rambutku :( ℳa tolong, aku takut. Benda tajam itu mulai memotong kakiku, sakiittt maa.. :( Tapi meskipun aku tidak punya kaki, aku masih punya tangan yg bisa memeluk mama. ℳa, benda itu sekarang mulai memotong tanganku, mama tolong aku.. :( aku janji gak akan nakal ℳaa.. Tapi, meskipun aku tidak punya tangan dan kaki, aku masih punya mata & telinga untuk melihat senyum mama, mendengar suara mama, tapi.. benda itu sekarang sudah mulai memotong leherku,, ℳaamaaa.. Ampuun maa.. Beri aku kesempatan hidup, aku sayang mama, aku pengen meluk mm.. :( 

Bulan 7: ℳa, aku dsini baik-baik aja, aku udah sama Tuhan di Surga, Tuhan mengembalikan semua organ tubuhku yang dipotong benda tajam itu, Tuhan memelukku, memegang tanganku, menggendongku dengan lembut, & Tuhan membisikkan tentang apa itu ABOrSi.. :( Kenapa mama tega melakukan itu? Kenapa mama gak mau main sama aku? Αpa salah aku ℳa? Mama taubat yah, biar Tuhan mau antar mama kesini, nanti kita main bareng disini, & jangan lupa, ajak papa juga ya ℳa..

Pantaskah seorang bayi yg belum sempat terlahir ke dunia mendapatkan perlakuan sekeji itu dari orang tua kandungnya?? Itu adalah anugrah Tuhan yang terindah.

Fakta-fakta tentang Ayah yang Tersembunyi dari Anak

[Repost dari note di FB]

  1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun.
  2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.
  3. Ayah jarang di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
  4. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.
  5. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
  6. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskanya.
  7. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.
  8. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.
  9. Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.
  10. Ayah benar-benar senang membantu kamu, tapi ia sukar meminta bantuanmu.
  11. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
  12. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu.
  13. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang sekali mendoakannya.
  14. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.
  15. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Karna Siapa tahu kamu membutuhkannya.
  16. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.
  17. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara.
  18. Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya.
  19. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu.
  20. Ayah akan berkata "tanyakan saja pada ibumu" Ketika ia ingin berkata "tidak".
  21. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin.
  22. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
  23. Ayah lebih bangga pada prestasimu, dari pada prestasinya sendiri.
  24. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk, mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.
  25. Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu ketika kau mimpi akan dibunuh monster.
  26. Tapi ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.
  27. Ayah pernah berkata : "kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya".
  28. Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: "jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu".
  29. Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan : "jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untukayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu".
  30. Ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu.
  31. Ayah bisa membuatmu percaya diri karena ia percaya padamu.
  32. Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik.
  33. Ayah Khawatir jika Suatu Saat nanti kau Tak menyayangi ibumu.